1 hari di antara 365 hari

“Tiga (3) jam telah berlalu tanpa kusadari dan mereka masih sangat bersemangat untuk kuajari. Aku butuh di cas, baterai di otakku mulai lemah.”

Minggu, 11 September 2016

01.30 wib rasanya seperti siang hari di jam 13.30 wib, mata masih terjaga dengan laptop yang hanya berisi judul tanpa tulisan. Aku harus beranjak tidur sekarang, masih ada besok (yang telah datang tanpa kusadari). Tetapi, mata tak mau diajak kompromi dan perutpun mulai keroncongan. Untung, ada energen dan roti yang bisa meredakan amarah kampung tengah.

P_20160911_013203 1.jpg
Laptop, energen + Roti

Akhirnya, setelah mata dipaksa untuk tertutup, bisa tertidur pada jam 02.30 wib, walau tak terlelap. Aku bermimpi, sejenak dia hadir tidur malamku, dia yang butuh waktu untuk diam dan sendiri. Jujur, aku rindu ^_^. Kembali ke rutinitasku, aku tersadar kembali di jam 09.30 wib. Waktu berlalu terlalu cepat, rasanya masih ingin tidur :(.

Menyiapkan sarapan+makanan siang untuk diri sendiri dan menikmatinya dengan ditemani suara gaduh dari televisi. Ternyata ada Whatssapp dari Mbak Dissa. Akhirnya aku keluar dari penjara yang kubuat sendiri. Hihihihihi

Mbak Dissa galau karena lapar, sedangkan aku galau karena ngantuk ;). Tapi, itu bukan halangan untuk menikmati restoran kecil di tengah keramaian kita Yogya pada jam 13.00 wib. Kami membuat restoran itu seolah milik sendiri. Jepretan demi jepretan menghiasi siang itu.

dscf6614
Ayam Bakar sambal Bale Special untuk Mbak Dissa
dscf6621-3
Hot Lemon Tea menemai siangku hari ini + Buah Potong yang tak sempat di foto πŸ˜‰

Kegilaan kami setelah menikati makan siang adalah

dscf6636-2
Area lantai 2, hanya untuk kami berdua πŸ˜‰
dscf6639-2
Saat tak ada yang melihat ^_^
dscf6640-2
Ayooo,, bergabung bersama kami.

 

Perjalanan dilanjutkan ke Pondok Asih Harapan, aku punya janji dengan mereka jam 15.00 wib.

Pukul 14.45 wib. Aku datang lebih awal 15 menit dan yang menyambutku adalah ikan-ikan imut tapi difoto kelihatan begitu ganas πŸ˜‰

dscf6648-3
Ikan Mas yang begitu imut

Pukul 15.00 wib. Kami mulai belajar, aku mulai dengan Putri. Kami belajar Logaritma, yang merupakan materi matematika kelas 10 SMA. Tak terasa 2 jam telah berlalu. Aku masih terus mengajar, namun kali ini aku bersama Mery dengan materi Logaritma dan Nime dengan materi perpangkatan. Sudah 3 jam, kelelahan seolah membuat oksigen di otakku berkurang, baterai di otakku mulai lemah, tetapi mereka masih bersemangat. Akhirnya aku menyerah pada pukul 18.30 wib dan kami berhenti belajar pukul 18.45 wib.

Kami foto bersama untuk refreshing.

dscf6661-2
Nime, Putri, Noy dan Mery

Aku kembali ke kos ku yang tercinta dan tiba pukul 19.25 wib.

Terima kasih Tuhan untuk hari ini.

Yogyakarta, 11 September 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: